Revolusi Budaya Dosen dan Mahasiswa Yang harus Diperbaiki

Ini benar-benar ANEH! Ya, aneh karena dunia pendidikan di Indonesia berlangsung sudah mulai dari Pra TK-TK-SD-SMP-SMA-DIPLOMA-Sarjana hingga ke pendidikan jejang diatasnya.

Selama proses itupula guru-guru hingga dosen tentunya memiliki peluang untuk membentuk karakter dan memberikan doktrin-doktrin terkait ilmu pengetahuan dan yang lainya.

budaya-menulisMungkin akan masih banyak berbagai bentuk bukti kegagalan-kegagalan pendidikan di Indonesia, namun disini penulis ingin fokus pada salah satu kegagalan terbesar dunia pendidikan adalah terkait pembentukan karakter dan budaya menulis di kalangan pelajar, mahasiswa, bahkan ditingkat dosen sekalipun masih banyak yang malas untuk menulis ilmu yang mereka miliki.

Mungkin jangan bicara menulis buku atau jurnal ilmiah dulu deh, tapi dalam hal menulis artikel atau makalah di internet dulu deh.

Padahal kalau mereka mau mengakui secara jujur, bukankah para siswa, mahasiswa, hingga dosen selama ini mendapatkan ilmu didapat dari mereka googling di internet?

Saya berani jamin hampir rata-rata mahasiswa dalam mengerjakan tugas menyusun artikel ataupun makalah hingga menyelesaikan skripsi, bisa dipastikan diantaranya didapat dari internet.

Tapi lucu dan anehnya, ketika hasil karya tulis yang mereka dapat berkat ilmu dari internet itu sudah jadi, mereka malas untuk membagi tulisan-tulisan tersebut di internet.

Kalau mau diabsen, mungkin mereka yang masih sulit untuk berbagi ilmu di internet, mereka akan membuat berjuta kata yang MEMBENARKAN jika alasan mereka tidak mau berbagi ilmu di internet sudah tepat.

Mereka tidak sadar betapa setiap mereka googling referensi di internet penginya punya banyak referensi yang sebanyak-banyaknya dan seakurat-akuratnya.

Apakah mereka tidak ingat bahwa dirinya mampu membuat tugas kuliah juga berkat karena adanya orang-orang yang mau berbagi ilmu dan tulisanya melalui internet sehingga dirinya bisa mendapatkan tulisan untuk dijadikan referensi dalam membuat tugas.

Melihat kondisi ini, tentunya sudah seharusnya dunia pendidikan di Indonesia harus bisa membuat perubahan dan budaya baru. Ya ! Budaya baru supaya pelajar kita, mahasiswa kita, hingga dosen-dosen kita adalah orang-orang yang memang memiliki semangat berbagi ilmu dan tulisan mereka melalui internet.

Mungkin untuk bisa memotivasi supaya anda bersemangat berbagi tulisan anda, ingat-ingatlah bahwa anda bisa membuat tugas-tugas kuliah juga tidak lepas berkat adanya peran orang-orang yang berkenan untuk berbagi tulisan mereka melalui internet.

Semangatlah anda menulis dan berbagi di internet sesemangat anda ketika berkali-kali mengetikan kata kunci di search engine seperti google dan sesemangat anda ketika mendownload atau mencopy paste tulisan-tulisan yang anda dapat dari internet.

Beberapa alasan klasik orang malas menulis

Tidak punya waktu

Orang-orang yang seperti ini adalah orang-orang yang merasa orang tersibuk di dunia. Padahal sesibuk-sibuk apapun mereka, kalau lagi butuh referensi tugas tetep saja mereka menyempatkan diri untuk googling dan download referensi.

Tidak Dibayar

Orang-orang yang punya alasan seperti ini sepertinya mereka lupa bahwa setiap mereka mencari referensi di internet bukankah penginya juga yang serba GRATIS?

Takut Ketahuan Kalau Tulisanya hasil Copy Paste

Nah, kalau untuk mereka yang sudah menggunakan alasan ini, disinilah berbahayanya generasi kelompok masyarakat yang katanya sekumpulan orang-orang intelektual dan terpelajar. Jika sudah menjadikan alasan ini sebagai alasanya, maka perlu dipertanyakan kwalitas dan kepribadian mereka selama menjadi palkajar, mahasiswa, atau dosen. Karena ternyata tidak sedikit juga cerita dosen bahkan rektorat sekalipun yang terjerat kasus plagiat.

Alasan lain-lain

Kalau sudah alasan lain-lain, maka sepertinya tidak perlu dibahas ya hahhaa :-)

Jika setelah membaca tulisan ini anda jadi termotivasi untuk menulis, silahkan anda bisa menulis melalui akun facebook anda, blog pribadi, website pribadi, buku, dan yang lainya.

Khusus untuk para mahasiswa ilmu perpustakaan ataupun dosen ilmu perpustakaan dimanapun berada, melalui portal Perpustakaan IAIIG ( http://perpustakaan.iaiig.ac.id) ini juga disediakan ruang untuk anda menulis dan berbagi tulisan anda DISINI.

Untuk anda yang memang masih sibuk dan tidak sempat untuk menuliskan ulang, anda juga bisa mengirimkan soft file dari kumpulan tugas artikel, makalah, atau jurnal-jurnal perpustakaan anda selama anda kuliah melalui email kami di perpus@iaiig.ac.id.

Keuntungan ketika tulisan anda dipublikasikan di internet, nama anda akan dikenal. Dengan dipublikasikan di Internet, maka karya anda akan terjaga karena jika ada orang melakukan plagiat tulisan anda, maka akan dengan mudah diketahuinya. Keuntungan yang tidak bisa dinilai dengan apapun yaitu keuntungan PAHALA yang akan mengalir sepanjang masa selama tulisan anda masih dibaca.

————————————————————————–

Sumber :
http://duniaperpustakaan.com/kebiasaan-dan-budaya-buruk-mahasiswa-dan-dosen-yang-harus-ditinggalkan/